Ibu, Sang Malaikat

Ibu, Sang Malaikat

Hosting Unlimited Indonesia

Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia
Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Allah, “Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia

Tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah.” kata si bayi
Allah menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu ia akan menjaga dan mengasihimu”
“Tapi di surga apa yang saya lakukan hanya bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya.” demikian kata si bayi

Allah pun menjawab, “malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatannya cintanya dan jadi lebih berbahagia”
Si bayi pun bertanya kembali, “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu ?”

Sekali lagi Allah menjawab, “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa”
Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya ?”
Dengan penuh kesabaran Allahpun menjawab, “Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun”

Si bayi pun tetap elum puas dan melanjutkan pertanyannya, “Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”
Dan Allahpun menjawab, “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarka bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupu sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu”
Saat itu surga begitutenangnya, sehingga suara dari bumi dan sang anak dengan suara lirih betanya

“Allah …. Jika aya haus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku siapa nama siapa nama malaikat di rumahku nanti ?”
Allahpun menjawab, “Kamu dapat memanggil malaikatmu ….
IBU …

Kenanglah ibu yang menyangimu
Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi …..
Ingatlah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut melihatmu tdur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
Ingatlah engkau ketika jemari ibumu mengusap lembut kepadau ? … Dan ingatlah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan
Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat ang akan kau rindukan di masa datang, ketika dia telah tiada ……..

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita, Tak ada lagi senyuman indah … tanda bahagia.
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya
Kembalilah segera …..

Peluklah ibu yang selalu menyangimu …
Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik dikahir hayatnya
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya …
Ibu … maafkan aku. Sampai kapanpun jasamu tak akan tebalas

Hosting Unlimited Indonesia
Share