Tidur Ber-Alaskan Pasir Ala Madura

Tidur Ber-Alaskan Pasir Ala Madura

Temen-teman pasti penasaran dengan judul artikel di atas, apa maksudnya…???? Biar teman-teman ngg’ terlalu penasaran, saya akan menjelaskan apa maksud dari judul tersebut.Orang Madura terkenal dengan istilah “Anekdotal”, yaitu suka menciptakan hal-hal lucu.

Tradisi Tidur Ber-alaskan Pasir merupakan salah satu Tradisi yang hanya ada di Pulau Madura yang mana belum banyak diketahui oleh orang-orang luar Madura. Mungkin orang-orang menganggap pasir sebagai sesuatu yang terkait dengan hal-hal kurang bersih, namun orang Madura justru membawa pasir merasuk ke dalam kehidupan mereka yang sangat pribadi.

Boleh jadi, hanya ada di Madura pasir dijadikan kasur yang mengasyikkan. Pasir justru membuat sebagian orang Madura lebih pulas tidur. “Nika tradisi kaule, anapa harus tak nyaman sareng todus (Ini tradisi kami, mengapa harus risih dan malu)” itulah kata-kata yang selalu di ucapkan oleh orang Madura. Tradisi unik ini cuma bisa ditemui di Madura, tepatnya di desa-desa di tepi pantai diantaranya di Kecamatan Batang-batang, antara lain Desa Dapinda, Legung Timur, Legung Barat, Lombang dan desa lainnya di Madura yang berada di tepi pantai.Pasir yang bagi sebagian masyarakat harus disingkirkan karena bisa mengotori ruangan rumah, bagi orang-orang Madura yang tinggal di desa-desa tepi pantai, pasir malah diangkuti ke dalam rumah.

Bukan lagi sekadar di beranda rumah, pasir menjadi penghuni tetap ruang tidur mereka.Buat sebagian orang Madura, iklan-iklan kasur yang menawarkan kenyamanan, keempukan, dan teknologi canggih tak pernah membuat mereka tergiur. Kalaupun mereka membeli kasur yang mahal, itu lebih alasan untuk melengkapi syarat perabotan di rumah. Kalau tak mau disebut sebagai pajangan.

Buktinya, meski sudah membeli dan memiliki kasur yang harganya mahal sekalipun, jarang sekali mereka gunakan untuk tidur. Kasur-kasur mahal dan modern berteknologi yang empuk itu lebih banyak teronggok di dalam kamar yang selalu dilapisi seprai bermotif bunga-bunga. Hampir setiap hari warga lebih menikmati tidur di atas pasir, tanpa alas apa pun, baik di dalam kamar maupun di luar rumah. 

Pages 1 2 3

Share